RS Hasan Sadikin Bandung Bantah Isu Ada 8 Pasien Baru Positif Corona

Kategori:

Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung (Foto: Assyifa/bandungkiwari.com)

BANDUNG, bandungkiwari РRumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung membantah kebenaran pesan berantai yang tersebar melalui aplikasi Whatsapp. Pesan tersebut berkaitan dengan  pasien rujukan Corona Virus Disease (Covid)-19 di RSHS.

“Baru-baru ini terdapat berita yang mengatakan, bahwa RSHS kedatangan 13 pasien rujukan yang 8 di antaranya positif Corona. Setelah kami telusuri, informasi tersebut tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” bunyi keterangan resmi pihak RSHS.

Dalam pesan berantai itu disebutkan, 13 pasien yang datang pada pukul 05.23 WIB tersebut merupakan rujukan dari beberapa rumah sakit di Kota Bandung, yaitu RS Al-Ikhsan, RS Soreang, dan RS Imanuel. Pada pukul 10.30 WIB, hasil laboratorium menunjukkan, bahwa 8 di antaranya positif Covid-19.

“Korban positif Covid-19 berasal dari daerah: Cilengkrang Kota Bandung, Cicalengka Kabupaten Bandung, Cimareme Kabupaten Bandung Barat, Soreang Kabupaten Bandung, Riung Bandung Kota Bandung, dan Subang,” lanjutan pesan berantai itu.

Di akhir pesan dinyatakan terdapat 12 orang yang sudah sembuh dari Covid-19, didominasi umur 20-34 tahun. Pesan tersebut tutup dengan nama yang seakan membuat pesan tersebut, yaitu Ardi Firmansyah-RSHS.

Informasi palsu (hoaks) tentang 8 orang positif Covid-19 (istimewa)

Pihak RSHS pun memastikan, keterangan resmi, khususnya terkait pasien Covid-19 di RSHS, hanya akan dikeluarkan oleh direksi ataupun humas RSHS. Tidak melalui atas nama pribadi seperti pesan berantai tersebut.

Masyarakat pun diminta untuk selektif dalam menerima informasi. Di sisi lain, juga selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta tidak panik dalam menyikapi pandemi Covid-19.

Hingga Minggu (15/3), RSHS telah merawat 16 pasien dalam Pengawasan (PDP), dengan rincian 12 orang negatif, 3 orang positif, 1 orang belum diketahui hasilnya. (Assyifa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.