RS Hasan Sadikin Bandung Rawat Tiga Pasien Positif Corona

Kategori:

Ilustrasi (pixabay.com)

BANDUNG, bandungkiwari – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), saat ini tengah merawat tiga pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“RSHS sudah merawat 16 PDP dan hasilnya 12 negatif, tiga positif, satu pasien rujukan belum ada hasil,” ujar Direktur Utama RSHS, Nina Susana Dewi, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/3).

Ketiga pasien positif tersebut merupakan pasien rujukan. “Satu pasien rujukan dari Jakarta, masuk RSHS tanggal 4 Maret 2020,” lanjut Nina.

Pasien laki-laki tersebut dinyatakan positif pada 7 Maret 2020. Kemudian tanggal 13 Maret 2020 ia sempat dinyatakan negatif dan kembali positif pada 14 Maret 2020. “Keadaan saat ini baik, tanpa alat bantu,” kata Nina.

Kemudian, lanjut Nina, dua pasien rujukan dari Bekasi masuk ke RSHS pada 13 Maret 2020. “Hasil konfirmasi yang diterima RSHS tanggal 14 Maret 2020 positif 1 kali, dan hasil kedua belum diterima,” tuturnya.

Menurutnya, kedua pasien perempuan tersebut juga dalam kondisi baik. “Tanpa alat bantu,” imbuh Nina.

Sementara itu, seorang pasien rujukan yang masuk pada 14 Maret 2020 hingga saat ini belum menerima hasil laboratorium. “Jumlah pasien yang masih dirawat di RSHS per tanggal 14 Maret 2020 sebanyak enam orang,” ujar Nina.

Ia mengatakan, ruang isolasi maupun prosedur pelayanan Covid-19 di RSHS telah memenuhi standar. “RSHS juga tengah menerapkan strategi agar tetap aman dengan memberlakukan ring, zoning, serta meningkatkan sarana hand hygiene,” tutur Nina.

Nina meminta masyarakat untuk tetap waspada, tetapi tidak panik. Ia menambahkan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan crisis center Jawa Barat maupun nasional terkait penanganan Covid-19.

“Jika ada informasi yang diperlukan mengenai penanganan Covid-19 dapat menghubungi contact center 022-2551111,” lanjut Nina.

Sementara itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) saat ini masih melakukan pemantauan terhadap 448 warganya terkait Corona Virus Disease (Covid)-19. Sebelumnya, terdapat 706 orang dalam pemantauan (ODP) di Jawa Barat.

Selain itu, pasien dalam pemantauan (PDP) di Jawa Barat hingga saat ini mencapai angka 82. “54 negatif, 28 masih menunggu hasil,” ujar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Bandung, Minggu (15/3).

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, terdapat tujuh kasus positif di Jawa Barat, yaitu 2 warga Depok yang pertama kali dinyatakan positif, 1 warga Cianjur yang meninggal dunia dan sempat dinyatakan negatif, 2 di Kabupaten Bekasi yang merupakan istri dan anak warga Cianjur yang meninggal, 1 di Kota Bandung, serta 1 di Kota Cirebon. (Assyifa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.