RSHS Pastikan Dua Pasien Negatif Virus Corona

Kategori:

TIm dokter RSHS Bandung saat menjelaskan status tiga pasiennya yang diisolasi di Ruang Infeksi Khusus Kemuning, Senin (24/2). (Foto: Ananda Gabriel)

BANDUNG, bandungkiwari – Tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung memastikan dua pasien yang sebelumnya dirawat di Ruang Isolasi, negatif dari Virus Corona. Sedangkan satu pasien lagi masih belum jelas statusnya karena masih menunggu hasil tes dari Balitbangkes Jakarta.

Menurut Ketua Tim Infeksi Khusus RSHS Bandung, Yovita Hartantri, sejak Kamis (20/2) lalu, RSHS menerima tiga pasien WNI yakni S (58 tahun), AS (55 tahun), dan RG (45 tahun). Mereka diisolasi di Ruang Infeksi Khusus Kemuning (RIKK) dengan status di bawah pengawasan karena memiliki gejala mirip terpapar virus corona atau Covid-19.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap mereka, tim dokter memastikan S dan AS negatif terkena Virus Corona. Sedangkan satu pasien lainnya, RG (45) masih menunggu hasil laboratorium.

Yovita menjelaskan, pihaknya menerima tiga pasien tersebut dalam waktu yang berbeda.

“Kasus pertama S (58) laki-laki di mana dia lama tinggal di Perth, Australia. Memang kita lihat di Perth di daerah di mana tidak ada kasus tapi yang bersangkutan tinggal di Australia,” kata Yovita dalam keterangan kepada pers, Senin (24/2).

Kedatangan pasien S, kata Yovita, dirujuk dari salah satu rumah sakit swasta di Bandung, beberapa saat setelah S pulang ke Indonesia. Gejala S mengalami keluhan sesak napas, demam, batuk sehingga pasien dimasukkan kriteria dalam pengawasan.

“Dalam perawatan pasien, kami berikan antibiotik dan sudah dilakukan pengambilan sampel ke Balitbangkes. Hasilnya pasien negatif,” kata Yovita. Merujuk hasil tersebut, RSHS kemudian membolehkan pasien S untuk pulang.

Pasien kedua, RG (45), merupakan WNI berjenis kelamin laki-laki yang punya riwayat perjalanan mengunjungi Vietnam dan Thailand. Sepulangnya dari kedua negara tersebut, pasien RG mengalami keluhan demam dan pilek.

“Hasil rontgen pasien menunjukan adanya infeksi paru. Pengambilan sampel sudah dilakukan dan yang bersangkutan dirawat di ruang isolasi. Kami masih menunggu hasilnya. Mudah-mudahan ada hasilnya sore ini,” ujarnya.

Adapun AS (55), WNI perempuan yang dirujuk dari RSUD Majalaya, Kabupaten Bandung, masuk pada Jumat (21/2) malam dengan keluhan infeksi paru demam dan sesak napas.

“Sesampainya di sini, pasien tidak demam, tidak sesak dan tidak batuk. Hanya sebelumnya punya riwayat perjalanan ke Thailand. Terakhir kondisi pasien membaik dan pada pasien ini hasilnya negatif juga,” ujar Yovita. (Ananda Gabriel)

Leave a Reply

Your email address will not be published.